stomatitis aphtosa atau sariawan

July 15, 2010 at 5:19 pm (cookbook, day and night) ()


Sangaaaaaaaaat mengganggu!!

sariawan atau stomatitis aphtosa adalah suatu kelainan pada  selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya Seriawan ini disertai rasa sakit yang tinggi.Seriawan di tempat yang sama selama dua minggu hingga satu bulan dapat dijadikan indikasi adanya kanker rongga mulut.

Seriawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria.-hmmm knapa yaah..

Ada beberapa faktor penyebab yang diduga menjadi penyebab munculnya seriawan, seperti luka tergigit, mengkonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit.

Stomatitis Aphtous/Ulcer bukan hanya disebabkan karena kekurangan Vitamin C, namun sebaliknya SA dikenal disebabkan oleh alergi citrus atau alergi makanan yang mengandung asam, kondisi imun yang lemah, obat-obatan tertentu, trauma fisik (ataupun penggunaan gigi palsu baru), dsb. Penyakit kekurangan vitamin C sendiri adalah Scurvy atau kegagalan proses sintesis kolagen yang ditandai dengan gusi mudah berdarah, pendarahan kulit (purpura) dsb.

artikel di Kompas.com:

Sariawan merupakan suatu kelainan pada selaput lendir mulut, yang ditandai adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut atau bibir. Meski kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut namun sariawan bisa menimbulkan rasa nyeri hebat.

Menurut drg. Ratu Mirah Afifah, GCCLindent, MDSc, staf pengajar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran, Bandung, di dalam rongga mulut banyak terdapat bakteri dan jamur yang bisa menyebabkan sariawan.

Sariawan juga bisa disebabkan karena gangguan keseimbangan tubuh akibat stres, kurang vitamin C, kurang tidur. Faktor lain yang menyebabkan sariawan antara lain kesalahan menggosok gigi, apalagi jika menggosoknya serampangan dan tak hati-hati. Luka di seputar mulut akibat tergigit atau terjatuh juga bisa menyebabkan infeksi dalam bentuk sariawan.

“Pemakaian gigi palsu atau kawat gigi yang tidak pas juga akan membuat jaringan lunak teriritasi sehingga timbul sariawan,” papar Ratu. Sebatang rokok juga bisa merusak vitamin C yang ada dalam tubuh, akibatnya seorang perokok lebih mudah terkena sariawan.

Sariawan yang disebabkan oleh faktor lokal infeksi biasanya akan sembuh dalam waktu dua minggu. Akan tetapi, bila luka mirip sariawan tetap menetap hingga berbulan-bulan, bisa jadi itu merupakan tanda penyakit serius, seperti HIV/AIDS atau kanker mulut. “Penyakit gangguan kekebalan tubuh seperti HIV bisa menyebabkan tubuh mudah terserang infeksi, terutama luka dalam mulut,” kata Ratu.

Karena itu bila Anda mengidap penyakit sariawan yang tak kunjung sembuh, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ada beberapa cara yang bisa mencegah sariawan, misalnya makan dengan tenang agar bibir atau lidah tidak tergigit. Luka di kedua tempat itu lambat penyembuhannya sehingga mudah terkena infeksi bakteri atau kuman di mulut. Pastikan gigi dan mulut selalu terawat, berkumurlah dengan antiseptik jika ada gangguan sariawan, serta hindari stres.

Perbanyak pula sayuran dan buah-buahan karena banyak mengandung vitamin C, B2, B5, dan asam folat yang sangat bermanfaat mencegah sariawan.

artikel di Harian Sinar Harapan:

Waspadai Sariawan Berkelanjutan

JAKARTA-Kendati cukup mengganggu, sariawan seringkali disepelekan oleh penderitanya dan masyarakat pada umumnya.
Rasa perih dan nyeri pada gusi akibat sariawan hanya diobati sendiri dengan sekadar mengonsumsi vitamin C, obat bebas yang dijual di pasaran, atau larutan penyegar yang oleh produsennya diklaim mampu menghilangkan sariawan. Menurut Dr drg Tri Erri Astoeti, MKes, sariawan padahal bisa jadi merupakan penanda awal dari suatu keganasan, seperti kanker di rongga mulut (oral cancer).
“Sariawan di tempat yang sama selama dua minggu hingga satu bulan harus dicurigai. Segera diperiksakan ke dokter, karena bisa jadi itu kanker,” katanya. Ia menjelaskan, menurut data patologi anatomi terkini, kanker rongga mulut atau squamosa carsinoma merupakan jenis kanker kesembilan yang paling sering diderita penduduk Indonesia.
Jenis kanker tersebut, menurut drg.Rahmi Amta, MDS, bisa menyebar dengan cepat ke organ dan jaringan tubuh yang lain seperti kelenjar getah bening, paru-paru, rongga dada, dan otak.
“Rongga mulut merupakan port of entry atau pintu masuk dari banyak aktivitas. Di sana banyak pembuluh darah dan lapisan epitelnya lebih tipis. Itu membuat sel-sel kanker lebih sering terpapar dan akhirnya menyebar ke bagian yang lain,” ujarnya.
Bila sudah demikian, ia melanjutkan, hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan melakukan pembedahan dan memberikan terapi baik berupa kemoterapi maupun radioterapi. Pembedahan dan terapi itu pun, kata dia, tidak bisa memberikan jaminan kesembuhan bagi penderita kanker di rongga mulut.
“Hampir 90 persen penderita oral cancer meninggal dunia setelah satu tahun,” ujar Rahmi.

Cegah Lebih Baik
Sebagaimana jenis kanker yang lain, kanker di rongga mulut juga sulit diobati dan disembuhkan. “Karena itu lebih baik kita mencegah supaya itu tidak terjadi, yakni dengan menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut kita,” kata Erri.
Lagi pula, ia menjelaskan pemeliharaan kesehatan gigi pada dasarnya tidak sulit dilakukan. “Kita hanya perlu menggosok gigi secara benar dengan menggunakan pasta gigi dan akan lebih baik kalau yang berfluoride,” ujarnya.
Gigi, lidah, dan rongga mulut, katanya, harus selalu dibersihkan dari sisa-sisa makanan supaya sisa-sisa makanan tidak menjadi asam dan merusak gigi serta gusi. “Biasakan menggosok gigi setiap kali habis makan dan sebelum tidur,” katanya.
Erri juga menyarankan agar setiap individu secara teratur memeriksakan kondisi kesehatan giginya ke dokter gigi. “Bisa enam bulan sekali,” katanya.
Selain itu, Rahmi juga mengingatkan agar setiap individu menghindari perilaku yang berisiko memicu kanker di rongga mulut seperti merokok dan memasukkan obat-obatan ke dalam gigi yang berlubang.

menyeramkaaaaaaaaaaan!! hmmm..hmm.. sudah 3 hari ini sariawan.. sangat sakiit! sulit makan dan minum.. :( makan jadi cuma 4 kali sehari!! -heehehehe.. ga ngaruh yaaa.. >.<

nih.. dikasih hint.. obat buat sariawan:

obat-obatan untuk sariawan yang dijual bebas di pasaran yang mengandung zat tertentu, antara lain mengandung:
1. Povidon Iodida
2. Heksetidin
3. Mikonazol
4. Dekualinum
5. Gentian Violet
Dan memang zat-zat yang disebutkan diatas sangat bermanfaat khususnya bagi penyembuhan sariawan, tapi ingat ada efek sampingnya dan tentu saja harus mengeluarkan uang yang lumayan gede.
obat tradisional untuk menyembuhkan sariawan yang ramah lingkungan dan bersahabat.

1.Jambu Air

Kulit batang jambu air kira2 10 gr (yg masih muda), dicuci & ditumbuk halus ditambah setengah gelas air matang dan disaring. hasil saringan digunakan berkumur.
2. Saga
Di beberapa daerah, Saga memiliki nama yang berbeda. Orang Jawa menyebutnya Saga telik atau Saga manis. Di Aceh disebut Thaga, Sunda menyebutnya Saga areuy atau saga leutik. Sedangkan di Gorontalo namanya Walipopo. Piling-piling nama lokal Saga di Bali. Dan sederet nama daerah lainya seperti; Seugeu (Gayo), Ailalu pacar (Ambon); Saga buncik, Saga ketek (Minangkabau), Kaca (Bugis).
Adapun caranya adalah ambil daun saga secukupnya. Daun saga yang baru dipetik, sebaiknya dijemur beberapa menit agar layu. Lalu, daun saga bisa dikunyah-kunya sampai halus untuk berkumur
3. Air Kelapa
Air Kelapa, lebih baik lagi Air Kelapa Hijau. Air kelapa mengandung berbagai vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita.
Nah Sekarang tinggal pilih mau yang tradisional atau yang modern, terserah anda. tapi selamat mencoba, dijamin manjur.

1 Comment

  1. Yani Inay II said,

    Tiap bln kna stomatitis……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: