on suicide

September 15, 2011 at 5:25 am (cookbook, day and night) (, , , , , )


hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaahaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah…

kau benar-benar jahat!!

itu adalah kalimat dan luapan perasaanku saat melihat tubuh mu!

aku memeluk tubuh mu, kaku.  dan menjambak rambut jambon mu (padahal itu seharusnya ungu..hahah) , dingin dan kasar..

tak menangis, karena tak percaya.. sepanjang perjalanan menemui mu, aku bertanya kenapa malah kering mata ini, kenapa malah marah? kenapa?

terbuka sedikit mulut mu, tapi tak bersuara.. mengaduh lah.. kumohon..

haaaaah..

aku membisikkan selamat jalan dengan perih, terisak dan akhirnya menangis..

“2015 kaah?” itu kalimat sindiran mu padaku nona..

aahhh.. rencana, mimpi-mimpi, dan harapan..

hutang dan piutang.. tapi pasti saat ini kau bilang “50:50 li…”

iya kaaah?? kau ingkar janji tauuuukkk!!!

maka ku bilang kau jahat!!

aaaaaahhh… jauh sudah sekarang…

aroma mu, warna mu, sosok mu, tawa mu, bunyi mu, semesta mu….

Ya Allah…

on suicide. buku yang kau beri pada ku..

“razors pain you;

Rivers are damp;

Acids stain you;

And drugs cause cramp.

Guns aren’t lawful;

Nooses Give;

Gas smells awful;

You might as well live.” – Dorothy Parker

tak ada yang lebih ampuh sebagai alat bunuh diri selain : ditinggalkan

Shit!!

katamu aku harus banyak riset. kau bilang aku bisa membuat sesuatu dari situ..

hei Lilith.. hahahahah..

tak lagi bisa ku lihat liukan si lilith, di kaki-kaki itu..

sudah tak akan ku jumpa lagi siluet sebuah kota dalam semesta mu.

mimpi … seperti mimpi laah..

banyak yang ingin mati melihatmu seperti itu…

selamat jalan Patricia Elida Yuliarty Tamalagi..

sudah sangat merindukan mu, suatu waktu nanti aku datang menemui mu, tolong selalu lihat langkah ku..

Titip salam buat Tuhan Yesus, jangan sungkan untuk mampir di mimpi ku kakak…

1 Comment

  1. ecil mekombe said,

    kata orang, hidup seperti air ditelapak tangan. ketika kita mencoba menggenggamnya, kita akan kehilangan – apalagi semakin kuat kita berusaha. namun ketika kita membiarkannya, justru kita tetap memilikinya,
    mudah-mudahan kenagan tentang elida, adikku – bisa memberikan inspirasi yang segar untuk menjalani hidup,
    Jesus loved you more than you will know,,,

    Ecil Mekombe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: