teman,

September 18, 2011 at 4:49 am (cookbook, day and night) (, , , )


sangat merindukan mu..

ketakutan ku,

aroma mu mulai menghilang..

mau tak mau merombak letak pernik mu. pekerjaan-pekerjaan itu

-kenapa pekerjaan?- tanya mu mungkin, karena sudah tidak begitu menyenangkan lagi untuk ku (pekejaan jarang menyenangkan)..

bagaimana ini?

tolong tunjukkan cara efektif untuk mengatasi bayang mu di tiap lirikan mata ku..

kacau! kacau.. rindu ku pada kekasih ku tak ada..

aku terkadang takut.. aku tak bisa melihat kekasih ku dalam pejam mata ku..

yang kulihat malah kau!

kacau! kacau! doa ku untuk dapat bercinta dengan kekasih ku dalam mimpi malam tadi, malah mimpi menikmati perapian dan membakar buah pinus bersama mu..

kacau! kacau! tiap-tiap terbangun, kira kau ada di dekat ku dan bertanya “munch..munch.. dimana kita makan enak hari ini?”

 

aaahhh…

tidak juga kering. istilah mu ‘love hate love’ aku love untuk melihat mu. juga hate karena cuma jejak mu, takut bila jejak itu hilang, dan love karena mungkin aku bisa melakukan sesuatu dari jejak mu..

apasih tulisan-tulisan ini, hufff…

nyesel, coba aku ngeyel dan ga perlu memperhatikan ruang pribadi mu! dan terus menuntut atau jadi pecemburu, seperti yang kita tertawakan tentang 3 hewan yang kusukai dan alasan nya..

SIAL!

ahh…

teman, dimana kau mampir malam nanti?

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: